{Admin Section}

Menu

{{BlogTitle}}

{{UserTitle}}

{{BlogDescription}}



Fakta Dampak Anak Broken Home

Kembali lagi nulis artikel,  kali ini saya bakal review tentang broken home. Kenapa? karena ini merupakan salah satu sejarah yang cukup tidak menyenangkan dalam pengalaman hidup saya, ya saya berasal dari keluarga broken home. Dan saya akan meriview artikel yang telah saya rangkum, artikelnya sebagai berikut :

Broken home, itu merupakan suatu istilah dimana menggambarkan suatu keadaan rumah tangga yang tidak harmonis, tidak rukun dan kurang sejahtera. Banyak hal yang mempengaruhi tejadinya broken home antara lain perceraian, kurangnya komunikasi antara anggota keluarga, kekurang dewasaan orang tua dan kurang memikirkan anak.

Dampak broken home bagi anak antara lain :
  1. Dampak psikologis yang terjadi biasanya seperti (ketakutan yang berlebihan, tidak mau berinteraksi dengan sesama, menutup diri dari lingkungan, emosional, sensitif, temperamen tinggi, dan labil)
  2. Dampak Prestasi bagi anak memiliki motivasi yang rendah.
  3. Dampak bagi prilaku remaja biasanya esteem dan self confident rendah sehingga mencari perhatian dari lingkungan seperti (bullying, merokok, free sex, dan minum minuman keras dll).
Artikel tersebut saya rangkum dari link ini.


Berdasarkan pengalaman pribadi dampak dari keluarga broken home dari artikel diatas ada beberapa yang benar dan ada juga yang tidak benar. beikut beberapa fakta berdasarkan yang saya alami sebagai anak dari keluarga broken home:
  1. Sensitif, Baper, Mengutamakan perasaan dari pada logika
    source : janahi-photography.deviantart.com
    Ya saya stuju, saya cukup setuju dengan hal ini karena saya memang termasuk orang seperti itu. Bahkan ketiga dicandain oleh teman-teman saya kadang suka dibawa ke hati padahal cuman bercanda. Entah kenapa beberapa teman juga bilang bahwa saya sensitif alias babarian kata orang sunda mah. Tapi mungkin tidak semua anak dari broken home mempunyai sifat ini.

  2. Introvert
    source : streetsofhk.com
    Ya saya setuju, karena itu berdasarkan pengalaman sifat itu terjadi juga tapi memungkin kan juga memiliki kepribadian extrovert tergantung dari masing-masing karakter. Dan itu suatu hal yang selalu saya pertanyakan mengapa saya lebih menyukai menyendiri dan tidak banyak berbaur. Lebih suka menyendiri bukan berarti saya Broken Heart dan akan hidup menyendiri. Saya juga ingin menikah dan ingin membangun keluarga yang mudah-mudahan sehat, harmonis dan sejahtera amin... . Bahkan saya sebegitu introvertnya hampir terkenal oleh teman-teman saya dari teman sd sampai kuliah bahwa saya orang rumahan banget. (Dirumah tidak ada siapa-siapa aslinya padahal). Di rumah bukan berarti diam terus biasanya ngulik apa pun itu, baca artikel, nulis artikel juga. Pernah juga membahas tentang Dibilang Introvert Sejati.

  3. Motivasi rendah
    source : pinterest.com
    Bisa iya, bisa tidak. Menurut pendapat saya tidak semua anak dari broken home memiliki motivasi rendah dan masih ada yang mempunyai motivasi tinggi dan memiliki daya saing juga.

  4. Suka bullying, merokok dan hal negatif lainnya (cari perhatian)
    source : pinterest.com
    Bisa iya, bisa tidak. Mengapa? Karena saya pernah melihat dan memperhatikan seorang anak yang baru merasakan jadi anak dari broken home bisa dibilang hidupnya seenaknya mungkin karena dia merasa kehilangan seorang figure orang tuanya. Sebenarnya ketika saya melihat anak seperti itu saya bisa merasakan apa yang mereka rasakan. Seorang anak broken home,  ini ketika orang tuanya berpisah dia tidak mau pergi ke rumah orang tuanya dan luntang lantung dari rumah ke rumah temennya atau rumah neneknya. Mabuk-mabukan dan berprilaku negatif lainnya. Dan mungkin merasa canggung jika kembali ke rumahnnya bila orang tuanya sudah memiliki pasangan lagi atau ibu tirinya. Dan hal itu bisa saya rasakan. Dan mudah-mudahan tidak semua anak broken home berprilaku negatif dan mampu move on ke jalan yang benar. Amiin..

Mungkin itu saja beberapa review dan mitos tentang dampak bagi anak dari keluarga broken home. Kita doakan saja untuk kita semua semoga semakin berkurang angka anak broken home di dunia ini dan anak yang telah mengalaminya diberikan ketabahan dan kekuatan untuk move on Fighting !!!.

Comments As :

No comments:


Copyright © {{Copyright}} {{CopyrightYear}}
All rights reserved