{Admin Section}

Menu

{{BlogTitle}}

{{UserTitle}}

{{BlogDescription}}



Menjadi Desainer freelance atau kerja diagency media ?

Ketika Saya Employing dan ketika Freelancer
source : dokumentasi pribadi
Kali ini saya akan shere suka duka menjadi designer freelancer atau kerja. Seperti yang banyak diketahui orang freelance itu enak dan waktunya fleksibel berbeda dengan kerja yang harus mengikuti waktu dan aturan perusahaan. Tetapi tidak selamanya menjadi freelancer itu enak dan bebas seperti yang dipikirkan. Tetapi kalau berdasarkan pengalaman saya masang-masing mau itu freelace atau kerja punya kekurangan dan kelebihan. Antara lain :

Dari Aspek Projek


source : pexels.com
  • Freelancer
    Kalau menjadi freelancer biasanya projek didapatkan dari client langsung atau calo-calo desain istilahnya pitching. Calo desain independen itu mau enaknya aja mereka emang yang dapet client terus diberikan projeknya ke desainer. Bila projeknya tidak disukai client maka disitu tidak ada tanggung jawab siapa yang akan membayar desain kalian. Parahnya jika projek udah di dp, kemudian projek dibatalkan dikarenakan sesuatu kemudian si calo tidak mau tanggung jawab malah menyalahkan si desainer.
    Tips lain dari saya bila dapat projek pastikan konten atau materinya seperti apa agar sesuai dengan harganya. Misal berapa harga desian media interaktif dan kalian menjawab sekian rupiah, setelah berjalan ternyata kontennya sangat banyak. Apakah sepadan harga dengan sekian rupiah tersebut? Maka pastikan buat kesepakatan dan memahami projek secara detail. Biasanya itu permainan calo desain (pitching).
  • Kerja diagency Desain
    Berbeda dengan projek diperusahaan mau tidak mau menjadi tanggung jawab perusahaan desain tersebut. Kalau projek tidak berlanjut maka perusahaan tetap harus menggaji karyawannya. Dan mungkin bila projek numpuk diberikan kepada karyawan biasanya perusahaan yang baik dan peduli karyawannya suka memberikan reward.

Dari Aspek Gaji / Keuangannya


source : pexels.com
  • Freelancer
    Kalau jadi freelancer enaknya duitnya lebih banyak tapi bahkan bisa jadi tidak dibayar juga. Kenapa begitu? Karena kalau dalam satu bulan dapet banyak projek bisa dapet banyak uang juga. Kalau projekan sepi maka uang yang didapat sedikit itu kekurangannya. Dan dalam freelancer dikenal istilah pitching atau calo desain. Dan ini yang membuat freelancer tidak begitu menyenangkan, bila ternyata projeknya turun dari client kenmudian kepada calo, calo lagi, calo lagi dan kamu hanya dapat sisanya dan mungkin tidak dibayar. Ya itu yang pernah saya alami.
  • Kerja diagency Desain
    Enaknya kerja itu ada kerjaan atau sedang tidak ada kerjaan tetap digaji. Paling kalau kerjaan banyak sistemnya bonus. Pernah mengalami dapet bonus lumayan juga loh hehe. Kerja itu bisa disebut cari aman dan bisa menjanjikan juga jika gaji bulanannya besar.

Dari Aspek Waktu


source : pexels.com
  • Freelancer
    Masalah waktu freelancer memang bebas bahkan bisa atur semau kalian. Bisa liburan kapan pun. Tetapi tidak selamanya seperti itu, misalkan pas ditengah jalan disuruh untuk meeting masalah projek yang lagi dikerjakan.
  • Kerja diagency Desain
    Seperti halnya kerja lain waktu menyesuaikan aturan perusahaan. Mungkin kadang ada waktu lembur begadang terus, berdoa dapat bonus yang lembur aja. Kuliah begadang, eh kerja begadang lagi x_x. Dalan seminggu biasanya ada yang 5 hari kerja senin-jumat, ada juga yang 6 hari senin-sabtu (sabtu setengah hari, tergantung perusahaan sih).

Mungkin itu saja yang bisa saya share tentang suka duka antara freelancer dan employing. Mudah-budahan bermanfaat bagi kalian, terimakasih.

Comments As :

No comments:


Copyright © {{Copyright}} {{CopyrightYear}}
All rights reserved