Hello I'm Reynaldi Julio Setiabudi

I am Indonesian designer. I Love graphic design, multimedia, animation and music arrangement. Currently I'm freelancer at leading communication agency.

More Information About Me
you never know if never try

Experience is The Best Teacher

Monday, February 12, 2018

Cara Menabung Uang Yang Sesuai Target

Kembali memposting konten yang berkaitan dengan #financial. Pastinya dalam hidup ini kita ingin menabung untuk masa depan, mungkin buka usaha sendiri, beli kendaraan pribadi sendiri, rumah sendiri etc. Tapi entah mengapa terkadang penghasilan hanya lewat saja dan tidak mengumpul-ngumpul. Sepertinya tips nabung ini bisa workout dan tercapai targetnya.

  1. Pisahkan Uang untuk Daily Usage dan Tabungan
  2. source : pixels.com

    Pertama pastikan ketika mendapatkan pemasukan dibagi antara saving dan daily usage. Ayu coba ilustrasikan, misalkan ketika mendapatkan gaji bulanan 5 juta rupiah pastikan bagi dua misalkan 2.5 juta nabung 2.5 juta untuk biaya hidup. Jika bisa konsisten mungkin dalam setahun sudah bisa menabung sebanyak 30 juta ditambah THR (tunjangan hari raya) mungkin bisa menjadi 35 juta. Apalagi jika konsisten selama 3-5 tahun bisa mencapai ratusan juta belum ditambah kenaikan gaji. Lumayan bukan untuk modal bisnis, nikah, dp beli rumah, beli mobil etc.

  3. Bagi dan Targetkan Uang Harian Untuk Kebutuhan Sehari-hari
  4. source : pixels.com

    Kalau sudah dibagi mana untuk saving dan daily usage bagi kembali uang daily usage tersebut per hari dalam sebulan (kadang 28, 29, 30, 31). Ayo kita lanjutkan illustrasi cerita diatas. Misalkan di target kan untuk daily usage 2.5 juta rupiah maka kurangi dahulu untuk biaya tempat tinggal misalkan biaya kost perbulan 700 ribu rupiah berarti sisanya 1.8 juta itu dibagi 30/hari jadi kita kalau bisa perhari maksimal mengeluarkan duit 60 ribu rupiah.

    2.500.000 - 700.000 = 1.800.000 : 30/hari = 60.000/hari
    Uang Untuk Biaya Hidup - Biaya Kost = Sisa : hari dalam sebulan = Target Uang harian

  5. Jika Uang Harian Tidak Cukup Boleh Ambil Dari Uang Hari Besoknya
  6. source : pixels.com

    Mungkin ada juga teman-teman yang masih merasa kurang cukup target hariannya, lalu gimana solusinya? Solusinya pakai saja uang ke esokan harinya atau hari sebelumnya. Misalkan pada 10 hari pertama lebih irit 10 ribu dari target harian 60 ribu hanya menggunakannya 50 ribu maka sisanya itu bisa dipakai untuk hari kedepan.

    10/hari irit x 10.000 = 100.000 + 60.000 = 160.000/khusus hari tertentu karena sisa kemarin

    Atau juga mungkin bisa kurangin target nabung misalkan dari pendapatan 5 juta ditabungnya 2 juta saja dan biaya hidup 3 juta.

  7. Rubah Target Uang Harian Jika Ada Pengeluaran Dadakan
  8. source : pixels.com

    Terakdang ada saja hal tidak pernah terbayangkan dan harus mengeluarkan uang. Kalau bisa jangan ambil dari uang yang disimpan jika terkecuali tidak ada jalain lain dan jumlah yang harus dikeluarkan besar.

    Kembali ke illustarsi, misalkan harus service motor dan otomatis uang keluar. Maka dari itu solusinya yaitu lihat berapa sisa uang daily usage bagi lagi ke sisa hari dalam sebulan itu. Ilustrasinya misalkan pada hari service motor dan target harian itu sudah konsisten selama 15hari berarti sisa uang harian sekitar 900 ribu. Dan dikarenakan harus membayar service motor 200.000 ribu maka sisanya tinggal 700 ribu rupiah maka bagi saja sisa 15 harinya. Maka setelah hari service motor tersebut kedepannya uang hariannya berubah jadi 46.666 rupiah/hari.

    1.800.000 - 900.000/uang selama 15hari = 900.000 - 200.000 = 700.000 : 15/hari = 46.666/hari

  9. Coba Rubah Gengsi Jadi Investasi
  10. source : pixels.com

    And the last is the most important things. Jangan gengsian, susah-susah gampang dan kadang suka panas liat orang hehe. Jangan sampai setiap ada gadget terbaru langsung upgade, beli dan lupa investasi. Yang namanya barang elektronik apalagi gadget harganya bisa turun drastis. Kecuali kalau pintar-pintar beli barang bekas murah berkualitas dan bahkan mungkin bisa jadi investasi dijual untung lagi. Tapi harus dalam waktu cepat karena harga gadget cepet sekali turunnya.

    Jadi menurut pendapat saya kalau mau upgrade juga boleh saja. Tapi beli saja barang bekas dari orang yang gengsinya tinggi dan memaksakan kehendak yang ternyata akhirnya butuh uang kembali. Lumayan kan bro...

Ya, mudah-mudahan dengan cara ini bisa kecapai targetnya. It's just my opinion. What's about you? isn't working? Lets comments your opinions

Monday, February 05, 2018

Hal Simpel Yang Bisa Buat Kita Jadi Lebih Irit dan Tidak Boros Diperantauan

Postingan kali ini berkaitan dengan bagaimana cara irit dan tidak boros diperantauan versi pengalaman. Sadar tidak sadar ada saja hal-hal sepele yang secara tidak sadar membuat kita boros dalam pengeluaran. Memag hanya hal spele tapi jika dikalikan bertahun-tahun mungkin bisa jadi bekal untuk masa mendatang. Apa saja hal kecil tersebut?

  1. Membiasakan Membawa Botol Minum Sendiri
  2. source : pixels.com

    Akan lebih baik jika bepergian bekerja atau beraktifitas sehari-hari membawa botol minum sendiri. Terkadang kita tidak sadar ketika bepergian kita kehausan dan membeli botolan air mineral dari hari ke hari. Memang murah tapi bayangkan jika sehari beli botol sebulan jadi berapa? Dan jika setahun jadi berapa? Lumayan juga kan jika dihitung-hitung?

  3. Makan Ditempat
  4. source : inisehat

    Nah kalau makan diwarung nasi lebih baik jika dimakan ditempat saja karena sudah dapat bonus minum. Jika di bungkus otomatis minum air galon dikosan yang otomatis mengurangi stok air di kosan. Ini kalau di warung nasi atau warteg ya, kalau restoran ya kadang harus beli minum. Hehe

  5. Masak Nasi sendiri
  6. source : pixels.com

    Akan lebih irit lagi masak sendiri jadi ke warung nasi hanya beli lauknya saja. Karena memasak makan sendiri adalah cara terbaik untuk ngirit.

  7. Pilih Public Transportation Yang Termurah
  8. source : pixels.com

    Nah kalau misalkan tidak mempunyai kendaraan bermotor pilih lah dan cari-cari informasi tentang public transportasi yang termurah. Misalkan dari jakarta ke depok naik ojek online 32.000 rupiah dan langsung main naik aja, sedangkan ada transportasi alternative seperti computer line yang hanya 3.000 rupiah sekali jalan.

    Dan kalo misalkan ketika bepergian jika jaraknya deket kurang dari 1km jalan saja jangan main pesan ojek online. Lumayan lah olah raga dan siapa tahu suatu saat nanti kita tinggal di negara barat sana yang budaya jalan kakinya luar biasa kuat.

  9. Peralatan Madi Bawa Ke Kamar
  10. source : pixels.com

    Untuk anak kosan yang kamar mandinya umum dan bersama-sama terkadang ada saja yang jahil main pake aja alat mandi orang lain, saya juga pernah sih haha. Tidak masalah jika misalkan tetangga kosannya izin dahulu ketika meminta sampo atau odol, nah ini main pake aja without permission kan kesel juga. Nah maka dari itu alat mandi bawa ke kamar saja. Kalo kosannya punya kamar mandi masing-masing aman sih haha.

Gimana? Terlalu ekstrim kah? Hanya pendapat pribadi saja sih, menurut mu gimana?

Wednesday, January 03, 2018

Timeline Rewind 2017 and welcome 2018

Selamat tinggal 2017 dan selamat datang 2018. Postingan kali ini hanya content dailylife tidak terlalu penting tapi kalau mau membaca silahkan saja terimakasih. Hanya membahas kilas balik tentang tahun 2018 secara keseluruhan.

Tahun 2017 luar biasa menantang. Lebih menarik dari tahun-tahun sebelumnya yang monton hanya di kelas perkuliahan.

Banyak hal yang saya temui mulai dari pekerjaan baru, merantau ke ibu kota, teman baru, pergi ke tempat baru, mengetahui rasanya berpergian dengan public transportation dan berbincang dental orang asing kereta dalam kota, travel, bus antar kota, naik pesawat terbang sendiri tanpa bergantung dengan orang lain dan lebih mandiri. Benar-benar merantau yang sesungguhnya.

Jika sebelumnya merantau ke Kota Bandung untuk berkuliah dan tinggal di kostan yang masih punya nenek yang mana masih dengan tante saya juga (yang ngelola kosan). Dan jarak Tasikmalaya - Bandung masih dekat masih bisa dikejar dengan mengendarai motor pribadi dari pada public transportation. Setahun pas sudah selama 2017 tinggal di Jakarta.

Semoga tahun baru ini 2018 bisa menjadi ebih baik dan banyak menemukan hal baru dan bermanfaat banyak untuk khalayak.

Wednesday, December 27, 2017

Review kursus bahasa di LBI UI

Untuk kali ini topik yang akan dibahas yaitu tentang pengalaman kursus bahasa di LBI UI. Jadi LBI UI (Lembaga Bahasa International Universitas Indonesia) adalah suatu lembaga pendidikan bahasa yang berada di kampus UI. Yang saya ketahui ada di kampus UI Depok dan Salemba Jakarta.

Siapa yang tidak kenal dengan Universitas Indonesia yang dikenal dengan salah satu kampus top di Indonesia. Dan ternyata ada lembaga kurusnya juga. Berikut reviewnya berdasarkan pengalaman:

  1. Harga Murah, Tapi Tidak Murahan
    source : pixels.com

    Dari segi harga sepertinya ini paling murah dibandingkan lembaga kuraus lainnya di Jakarta. Sodara saya juga rencana mau daftar kursus bahasa inggris dan researched membuktikan ternyata LBI UI paling murah. Tapi saking murah hasilnya tidak kebagian kursi. Harus daftar jauh hari. Kelas yang penuh biasanya pertama kelas inggris dan ke dua jepang.

    Kebetulan saya ambil bahasa Korea jadi masih kebagian. Dari segi kualitas ketika selama 1 level belajar menurut saya bagus juga. Dan lanjut ke smester selanjutnya di awal 2018. Harganya tidak lebih dari 1.4juta itu untuk bahasa Korea dan sudah termasuk buku modul. Dan tidak ada hidden cost lainnya. Harga terbaru bisa lihat diwebsite resminya.

  2. Waktu Belajar
    source : pixels.com

    Waktunya bisa disesuaikan dengan waktu luang kita, tinggal pilih dan cocokan jadwal kelas yang disediakan. Cocok juga untuk para karyawan. Ada yang week end ada yang week day. Seminggu 2 kali pertemuan. Kalau ambil hari weekend jadi 2 kali pertemuan di jadikan full sehari. Dan total pertemuan sekitar 26 kali pertemuan termasuk hari ujian (UTS, UAS) dan kuis disela-sela hari sebelum ujian. Jika ambil full weekend berarti dalam satu hari 2 kali pertemuan jadi hanya 13 hari.

  3. Fasilitas
    source : pixels.com

    Fasilitasnya juga cukup memadai untuk belajar. Infocus, board dan speaker cukup memadai juga untuk belajar. Ruangannya ada AC juga. Itu kelas saya yang ada di LBI UI Depok, tidak tahu dikelas lain apa ada AC atau tidak.

  4. Pengajar
    source : pixels.com

    Kalau pengajar ada yang lokal ada juga yang native ternyata. Tapi native biasanya mengajar dikelas kelas yang sudah senior bukan pemula karena katanya akan menggunakan full bahasa yang dipelajari. Dan itu kadang ada kadang tidak ada native. Tergantung ada tidaknya stock pengajar native. Kalau kualitas pengajar sih relative ya ada yang bagus dan ada yang kurang bagus dalam mengajarnya. Tapi untungnya kelas saya pengajarnya bagus-bagus.

  5. Buku Modul
    source : pixels.com

    Buku modulnya juga kalau menurut saya cukup bagus sudah ada CD listening juga. Modulnya memang cocok untuk pembelajaran. Tidak seperti tempat kursus kompetitornya yang ternyata hanya modul photocopy yang tanpa warna dan kurang menarik untuk dibaca. Tapi tidak menutup kemungkinan photocopyan juga isinya bagus. Mungkin karena saya orang visual jadi lebih suka yang berwarna. Biar hidupnya penuh warna (LoL).

  6. Learning by Doing
    source : pixels.com

    Ini point yang cukup seru dan lucu. Bikin tertawa dikelas. Kenapa? Karena dalam sesi ke dua dalam seminggu itu murid dipaksa untuk praktek berbicara langsung dengan teman sebalahnya. Jadi pengajar akan menunjuk dan bertanya dengan bahasa yang dipelajari dan sedikit-dikit dijwab dan dikoreksi bila ada kesalahan. Dan kemudian disuruh tunjuk temannya dan bertanya. Dan itu bagus sekali. Bahkan kata orang belajar bahasa asing paling cocok itu dengan learning by doing method bukan hanya teori.

  7. Kekurangan
    source : pixels.com

    Segala sesuatu itu pasti ada kelebihan dan kekurangan. Tapi jika ditanya kekurangannya entah apa kekurangannya saya pun malah bingung. Mungkin jika kalau suatu hari teringat apa yang kurang akan dishare lain kali. Soalnya happy and enjoy aja selama mengikuti pelajaran.

Itu saja mungkin review untuk kali ini. Mungkin lain kali saya share juga daily activities in the class atau materi pelajaran bahasa Koreanya yang sudah saya rangkum (catatan belajar).

Friday, December 15, 2017

Serunya Event K-Arts AMA Scholarship Admission Fair intake 2019 di Jakarta

Postingan kali ini sebenarnya hanya basa-basi tentang event tersebut. Jika ingin langsung ke inti pesan konten materi event tersebut ada pada link dibawaah diakhir postingan ini.

Jadi pada suatu hari iseng-iseng melihat-lihat konten scholarship di internet dan menemukan K-arts AMA Korean Scolarahip, dan kebetulan saya cukup tertarik dengan Negara Gingseng tersebut. Terus diselidiki dan akhirnya menemukan informasi bahwa AMA Scholarship akan mengadakan Admission fair in take 2019 dibeberapa negara asia dan Indonesia salah satunya. Dan kebetulan sekarang saya tinggal di Jakarta maka memutuskan untuk menghadiri event tersebut siapa tau jadi makin serius termotivasi untuk apply.

Pasti teman-teman bertanya, lah kenapa in take 2019? Itu kan masih lama. Karena prosesnya panjang (proses detailnya ada dilink diakhir post ini). Dan ternyata hari eventnya diselenggarakan pada hari kerja dan mungkin itu juga salah satu alasan mengapa tamu eventnya tidak terlalu banyak. Tapi untungnya boss di kantor saya memberikan izin dan memberikan dukungan untuk ikut acara tersebut. Dan mudah-mudahan info ini bermanfaat bagi yang tertarik juga tapi tidak bisa hadir.

source : dokumentasi pribadi

Akhirnya pergi ke event tersebut yang diadakan di working space Conclave Jakarta. Dan ternyata rata-rata perempuan dan laki-laki hanya 3 orang. Yang satu bapak-bapak untuk mendaftarkan anaknya. Dan ternyata setelah bebincang-bincang dengan tamu disana ternyata cukup banyak yang sudah prepare dari portfolio sampai mengambil kursus bahasa Korea.

Ternyata orang Korea yang terkenal disiplin jadi telat juga ketika datang ke Indonesia, karena macet ("traffic's so heavy" katanya wkwkwk). Dan sebelum pihak AMA memberikan materi, mereka membagikan papper material dan souvenir bagi 50 orang pertama. Sayangnya banyak yang tersisa bahkan boleh ambil lebih jika temannya mau tapi tidak dapat hadir. Ini dia souvenirnya tote bag hehe lumayan lah.

source : dokumentasi pribadi

Acara cukup menarik dan saya menyimak dari awal sampai akhir walau pun harus berfikir keras untuk mencerna informasi tersebut karena kemampuan bahasa inggris yang jelek. Apa lagi saya datang on time dan ditanya rencana mau apply major apa (dalam bahasa inggris). Kaget juga tapi untung bisa menjawab. Dan yang paling pertama ditanya jadi tanpa prepare haha.

Tapi sayang pas screening tentang kampus dan portfolio ada masalah dengan audio speakernya. Crew working space nya juga malah bingung entah masalahnya dari kabel, dari jack converter. Dan beberapa tamu juga yang laki-laki mencoba membantu dan tidak berhasil. Dan akhirnya saya yang punya kepribadian pendiam banget tiba-tiba jadi overactive dan berani untuk try to fix the problem dan akhirnya berhasil.

Masalahya di control panel in/out audionya. Audionya keluar via HDMI jadi keluarnya hanya di speaker Infokus. Dengan kemampuan bahasa inggris yang hancur ditambah hal lucu juga ternyata laptopnya si pembicara ternyata bahasa korea dan semua tamu yang kebanyakannya perempuan berkata "hayoh gmana hayo". Dan si pembicara juga membantu saya mentranslate. Terdengar dia berkata "sori odie issoyo? ooo yogi", dan saya cukup paham juga apa maksudnya, ketemu dan akhirnya audionya keluar.

Control Panel Korean Version

Salah satu pengalaman yang menyenangkan sekali bagi bagi saya seorang yang sangat pendiam dan memberanikan untuk lebih berani berbaur. Dan sekalinya berani berbaur langsung dengan orang yang berbeda bahasa. Dan pas sesi QnA jadi berani juga nyoba berbicara pake bahasa korea. (ketika pulang kerumah kepikiran itu pake bahasa formal atau informal ya? Wkwkwkwk). Cukup saja basa basinya, sebelum ngelantur lebih jauh. Terimakasih jika telah membaca basa-basinya hingga akhir. Langsung saja kita lanjut ke inti pesan.

Setelah pembicara sudah selesai menyampaikan semua materi dan QnA ternyata masih banyak yang harus dipersiapkan untuk apply beasiswa tersebut. Dan bahasan intinya ada pada link disini.

Requirement

Thursday, December 07, 2017

Hal Yang Dibahas di Event K-Arts AMA Scholarship Admission Fair 2019 Jakarta

Konten kali ini khusus untuk yang berminat untuk bersekolah di Korea Selatan dan didanai juga oleh pihak mereka. Jadi Intinya AMA scholarship itu beasiswa kuliah seni di Korea Selatan tepatnya di Korean National University of Arts bagi yang merasa berbakat dalam seni untuk beberapa Negara Asia (termasuk Indonesia). Dan Scholarship ini didukung dan didanai oleh pemerintah Korea.

Pada tanggal 6 kemarin diadakan event K-Arts admission fair 2019 in take di Conclave Coworking Space - South Jakarta. Pada event tersebut pihak dari mereka datang ke indonesia untuk menjelasan proses pendaftaran dan syarat-syarat terbarunya. Syaratnya sepertinya masih mirip-mirip dengan yang tahun lalu yang sekarang masih terpang-pang diwebsite resminya. Berikut materi yang dibahas oleh Mrs.Yuwon Kwon dan Mr. (siapa saya lupa hehe) dari awal sampai akhir:

  1. Perkenalan AMA dan Screening Portfolio Mahasiswa
  2. source : eng.karts.ac.kr:8090

    Yang pertama hanya membahas tentang kampus dan alumni. Dan memperkenalkan artists yag suskes yang dulu kuliah disana. Dari musisi, aktor sampai lulusan indonesia juga yang sekarang jadi professor. Beberpa video yang di tayangkan ada di youtube officialnya.

  3. Bonafit / Keuntungan:
  4. source : pixels.com
    • 4 bulan training bahasa Korea Gratis + Trip Tentang Korea
    • Tiket Pesawat Kelas Ekonomi PP (pulang pergi). Ketia Tiba dan setelah menyelesaikan studi.
    • Biaya Bulanan sebesar KRW 800.000 (715USD)
    • Asuransi kesehatan (cakupan terbatas)
    • Diprioritaskan yang mendaftar yang akan tinggal di Asrama
  5. Cara Apply
  6. source : pixels.com
    • Aplikasi AMA. Dimulai dari formulir, essai (rencana study dan pengenalan diri), paspor, surat rekomendasi, keterangan sehat.
    • Sertifikat Pendidikan. Legalisir bukti lulus dipolma atau sarjana yang sah dan telah diterjemahkan kedalam bahasa inggris atau korea. *dilegalisir oleh konsultan korea di negara bersangkutan. (contohnya:kementrian luar negri republik korea)
    • Portfolio dan Sertifikasi Bahasa. Pada proses ini biasanya tergantung jurusan yang akan diambil. Ada beberapa yang mengharuskan melampirkan portfolio dan ada yang tidak harus melampirkan. Begitu juga dengan sertifikasi bahasa. Ada yang mengharuskan sertifikasi TOPIK bahasa korea level tertentu ada juga yang meharuskan sertifikasi Bahasa Inggris (TOEIC, TOEFL, TEPS, IELTS) dan bahkan ada juga yang tidak memerlukan sertifikasi bahasa seperti jurusan musik dan tari. Info ini berdasarkan selembaran yang dibagikan pada event tersebut dan akan segera diupload ke official website kampusnya.
    • Pengiriman dokumen yang akan diterima hanya yang dikirim via POS (offline). Jadi program ini tidak ada online admission. *pastikan cap pos tidak lebih dari tanggal 30 Juni 2018.
  7. Timeline & Deadline
  8. source : pixels.com
    • Maret - Juni : Pendaftaran Formulir
    • Juni - September : Seleksi administrasi dan pengolahan data (mungkin juga wawanara) & Pengumuman hasil.
    • September - Oktober : Pembuatan Visa dan Datang ke Korea
    • November - Februari : Kursus Bahasa Korea
    • Maret : Upacara Martikulasi dan Mulai Masuk Universitas
  9. Berikut Beberapa QnA di Event tersebut
  10. source : pixels.com
    • Tentang Essay, Pastikan essay ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Korea. Kalau tidak pihak kampus bingung, sambil bercanda kata Mrs.Yuwon Kwon.
    • Tentang Portfolio, Portfolio tidak boleh berbentuk online. Lebih baik dicetak atau dimasukan kedalam cd dan dilampiran pada application submition.
    • Tentang Keterangan Sehat, Nah ini pertanyaan yang saya pertanyakan dan diwakilkan oleh orang lain yang bertanya. Dia bertanya apakah harus rumah sakit spesifik atau khusus karena dia datang harus flight hingga sampai Jakarta. Dan ternyata kita bisa tes kesehatan di rumah sakit atau klinik terdekat di kota kita sendiri. Soalnya ini bukan salah satu hal yang diproritaskan yang sangat diprioritaskan adalah portfolio. Tapi lampiran ini harus ada juga.
    • Tentang Surat Rekomendasi, Surat rekomendasi juga tidak ribet juga yang pending dari orang yang benar-benar kanal siapa kamu.
    • Tentang Umur, Ada yang bertanya juga dia umur 24 dan jika dia apply di tahun berikutnya juga masih bisa? Masih bisa. Dan saya lupa apakah pembicara membahas masksimal umur apa tidak. Yang pasti 25 ke bawah aman lah.
    • Dsb saya lupa apa saja yang dibahas maklum kemampuan bahasa Inggris yang minim hehe

Hanya itu saja beberapa informasi yang saya tangkap pada acara tersebut. Semoga bermanfaat. Mungkin lebih detailnya tunggu saja sampai formulir terbarunya diupload diwebsitenya. Terimakasih sudah membaca. Dan pada link berikut bahasan yang lebih nyantai #dailylife tentang suasana event "Serunya Event K-Ars AMA Scolarship Admission Fair in Take 2019 - Jakarta".