Hello I'm Reynaldi Julio Setiabudi

I am Indonesian designer. I Love graphic design, multimedia, animation and music arrangement. Currently I'm freelancer at leading communication agency.

More Information About Me
you never know if never try

Experience is The Best Teacher

Saturday, April 06, 2019

5 Alasan Kenapa Harus Mencoba Gaya Hidup Minimalis (Minimalist Lifestyle)

Akhirnya ada waktu lagi buat konten lagi. Ok bahasan kali ini mengenai #lifestyle yaitu gaya hidup minimalis. Apa itu gaya hidup minimalis? Minimalis? emang desain rumah apa gitu?. Gaya hidup minimalis itu mengurangi pembelian barang-barang seperti pakaian dan dekorasi etc. Intinya memaksimalkan barang-barang yang kita beli agar tidak hanya menumpuk dan terbengkalai.

Mungkin teman-teman pernah ngalamin punya barang tapi lupa nyimpennya dimana, itu mungkin teman-teman sudan terlalu banyak memiliki barang-barang di rak, lemari, laci etc. Dengan gaya hidup minimalis hidup akan lebih tenang, tidak sesak belibet penuh barang di rumah dan mudah merapihkannya.

Apa saja kira-kiranya manfaat dari mencoba hidup minimalis:

  1. Say No to Consumtive
  2. source : pixels.com

    Biasanya milenials zaman sekarang lebih konsumtif dalam pembelian baju, sepatu, hangout dan gadget. Dan tanpa disadari mereka ternyata sudah memiliki baju yang masih banyak dilemari dan padahal masih layak sekali untuk pakai. Ketika membeli barang terkadang tidak terlalu memikirkan fungsi kembali, yang akhirnya terbengkalai karena faktanya kita hanya memakai yang itu-itu lagi saja.

    Maka dengan gaya hidup minimalis akan membuat hidup jauh dari yang namanya konsumtif.

  3. Memiliki Barang Benar-benar Diperlukan dan Berguna
  4. source : pixels.com

    Dengan gaya hidup minimalis akan membuat barang-barang yang kita miliki lebih usefull dan berarti. Baru disadari juga ternyata saya akhir-akhir ini saya lebih boros dari sebelumnya dalam membeli baju, sepatu. Jangan sampai naik gaji naik gaya hidup. Secukup-cukupnya saja.

  5. Meminimalisir Tagian Kartu Kredit, Save more & Aman Financial
  6. source : pixels.com

    Dan juga pastinya dengan gaya hidup minimalis akan membuat kita tidak terlalu gelap mata dalam membelanjakan uang. Apalagi ketika jalan ke mall dengan godaan diskonnya. Jangan sampai beli karena diskonnya saja tetapi ingat fungsinya. Dengan mawasnya kita membelanjakan uang bisa membuat kita saving money more.

  7. Gak Perlu Wasting Time Mix and Match Style
  8. source : pixels.com

    Terkadang mix and match style ini seperti hal simpel tetapi faktanya cukup memakan waktu. Baru disadari juga akhir-akhir ini saya lebih konsumpif dalam membli baju dan khususnya sepatu, tanpa disadari sekarang-sekarang ini setiap pagi saya jadi butuh waktu untuk memadukan antara baju, celana, sepatu. Padahal sebelumnya pergi kantor ya pergi aja.

  9. Lebih Mudah Bebenah Rumah
  10. source : pixels.com

    Dengan minimalis dan hanya memiliki barang yang seperlunya akan membuat lebih mudah untuk mencarinya dan membereskannya. Bayangkan ketika mau bersih-bersih hanya perlu mengeser sedikit lalu tinggal sapu, lap beres. Ketika akan membersihkan meja dan ternyata banyak barang, akan memakan waktu banyak untuk memindahkannya sebelum menyapu dan mengelapnya.

Itulah kesimpulan yang saya tangkap tentang gaya hidup minimalis dari berbagai media blog, video di internet, let's try to make life simpler. So intersting, I will try it and you?

Friday, February 15, 2019

Review Ovo Paylater

Ovopay later intinya beli dulu bayarnya nanti. Udah mirip kartu kredit tapi versi digital. Lumayan lah buat dana cadangan, tapi urg juga gak pakai ini dngan sengaja paling kalau urgent doang. soalnya bunga yang ditanggungnya lumayan, kalo keseringan & di akumulasikan bakalan lumayan banyak.

Tuesday, November 27, 2018

Tips Backpackeran ke Singapore

Traveling itu pasti moment yang ditunggu untuk menghilangkan penat rutinitas sehari-hari. Apalagi melakukan travel manca negara dan pertama kali. Biasanya para pelancong pemula di Indonesia banyak yang mencoba ke negara tetangga dahulu seperti Singapore, Malaysia sebelum ke negara yang lebih jauh dan lebih ribet karena harus mengurus visa. Kebetulan pada liburan kemarin ada short trip ke negri Singa Singapura dan banyak hal yang ditemui. Mungkin bisa dibagikan beberapa pengalaman, tips backpackeran ke Singapura.

  1. Yang Penting Untuk Dibawa
  2. source : pixels.com

    Yang pasti itu uang, passport tidak usah dibahas lagi itu jelas wajib dibawa. Yang kadang sepele dan ternyata sangat penting adalah colokan universal karena stop kontak disingapura bentuknya yang pipih 3. Tapi terkadang masih ada yang masuk dengan standard Indonesia punya yang seperti 2 jarum dan kadang tidak masuk karena bentuk stop kontaknya terlalu pipih.

    Terus kalau backpackeran lebih baik mie instan cup, roti biar bisa menekan budget dana. Ternyata di hostel Singapura jual mie instan cup merek ternama Indonesia juga.

  3. Penginapan
  4. source : pixels.com

    Untuk menekan dana penginapan pilih lah hostel kapsul dari pada hotel berbintang. Biasanya hostel kapsul bayak digemari turis backpacker. Hostel kapsul itu biasanya dalam suatu ruangan terdapat box-box kasur yang bisa dimasuki beberapa orang. Jadi satu ruangan bisa bareng dengan turis dari berbagai negara.

    Hostel kapasul di Singapore paling sekitar 150-200rb rupiah per malam. Dan ternyata fasilitasnya lumayan juga ada AC, water heather dan dapat breakfast toast dan susu.

  5. Keuangan
  6. source : pixels.com

    Selanjutya adalah masalah keuangan. Seperti yang teman-teman tahu mata uang singapura adalah dollar (SGD). Sebaiknya untuk pemula berdasarkan pengalaman lebih baik bawa dalam bentuk tunai seadanya yang ditukar di money changer atau bank ketika di Indonesia. Pastikan Money Changer yang legal ada sertifikasi kupva. Tarik tunai didestinasi tujuan juga bisa tapi akan kena charge per transaksinya. Hati-hati juga jika apes kartu ATM kesedot di negri orang kan tidak lucu.

    Kalau saya pribadi lebih suka cashless dan ada beberapa rekening jadi aman kalau tarik tunai juga (Tapi gak deh hehe). Paling enak cashless pake visa paywave-nya Jenis Card (BTPN) hanya tap tidak perlu gesek dan kursnya juga lumayan bagus tidak beda jauh dengan mony changer di Indonesia. Ini lah yang beneran namanya #jalan2jenius.


    Bisa ditonton juga di video segimana mudahnya dibagian paling bawah artikel ini.

  7. Cellular Data
  8. source : pixels.com

    Ini merupakan hal yang penting untuk selalu terhubung ke internet, sosial media, direction ketika kesasar dinegri orang. Caranya biasa bisa dengan membeli paket internet roaming, kartu lokal disana atau sewa modem.

    Sewa modem biasanya paket internetnya murah tapi biasanya providernya meminta harus deposit dana sebagai jaminan juga modemnya kembali. Atau alternatif lain bisa beli kartu lokal kita terus beli paket roaming. Sedikit trik jika belinya online pastikan bandingkan antara marketplace 1 dengan yang lain dan cari promo, seperti kemarin lumayan dapet promo bisa irit sekitar 35%.

  9. Transportasi
  10. source : pixaby.com

    Transportasi di Singapura bisanya menggunakan MRT, LRT, BUS dan Taksi. Pastinya kalau taksi lebih mahal daripada MRT atau BUS. Pembayarannya biasanya menggunakan kartu, masalah tiketing akan dibahas pada video dibawah.

    Inget untuk pengguna MRT jika bepergian jangan terlalu larut malam, karena MRT tidak beroprasi pada dini hari maka harus dengan metode alternatif lain seperti taksi atau taksi online.

Itu saja mungkin tips-tipsnya mudah-mudahan bermanfaat, happy traveling :)

Bonus Vlog, Biarkan Video yang bercerita

Saturday, November 24, 2018

Cara Ganti Custom Alamat URL Youtube

Sebetulnya dulu pernah punya channel youtube dengan custom url tapi channelnya dibanned karena melanggar TOC. Dan telah membuat channel baru dan sudah di custom url lagi, ini dia contoh alamat url baru channel saya dari https://www.youtube.com/channel/UCFpaYl76b1-F4ppcCc_7Few menjadi https://www.youtube.com/c/iJulTV.

Dan untuk custom url sekarang harus mengikuti syarat-syarat tertentu antara lain:

  • Harus Punya Subscriber 100 atau lebih
  • Umur Channel sudah 30 Hari
  • Sudah Upload foto channel
  • Sudah Upload foto cover channel

Kalau persyaratan sudah lengkap bisa langsung custom url dengan cara berikut:

Creator Studio > Status and Features > Custom Url Section > Enable > Fill URL yang diinginkan. Terimakasih sudah berkunjung dan jangan lupa tonton juga Channel #iJulTV.

Sunday, October 28, 2018

Pengalaman Naik Raillink - Kereta Bandara

source : pixels.com

Pada postingan kali ini akan membahas sedikit tentang plus minus naik kereta bandara Raillink atau kalau malas baca sekarang ada versi video blognya alias vlog dibagian bawah artikel ini. Baru-baru ini pernah mendengar peresmian kereta bandara dan penasaran dengan fasilitasnya. Akhirnya bertepatan dengan adanya short trip ke Singapura sengaja menyempatkan dan kesampaian juga naik Raillink kereta bandara tersebut. Berikut plus minusnya:

  1. Akurasi Waktu Tepat
  2. source : pixels.com

    Yups, enanya dengan kereta itu waktunya sudah pasti jelas kapan berangkat dan kapan sampai. Kalau waktu mepet lebih baik naik kereta. Soalnya jika naik bus atau taxi ke Bandara International Sukarno Hatta Tanggerang itu butuh waktu yang cukup lama, belum lagi macetnya Jakarta.

  3. Bersih, Rapi dan Fasilitasnya Bagus
  4. source : pixels.com

    Fasilitas yang ditawarkan oke lah karena masih baru sekali beroprasi. Semoga penumpangnya juga bisa ikut menjaganya.

  5. Tiket dan Pembayaran
  6. source : pixels.com

    Untuk pembelian tiket bisa online via app atau langsung ke stasiunnya saat ini akan beroprasi di Manggarai, Sudirman baru BNI City, Duri, Batuceper dan di bandara Sukarno Hatta itu sendiri. Dan katanya ada opini akan diperpanjang hingga Bekasi dst.

    Untuk pembayarannya tidak bisa cash hanya dengan vanding machine. Hanya dengan kartu debit/atm saja bisa langsung digunakan, tidak usah bingung menggunakan mesin tiketnya karena mudah sekali dan ada karyawan Raillink yang membantu juga jika kesulitan.

  7. Harga Lumayan Mahal
  8. source : pixels.com

    Ini yang banyak dipermasalahkan oleh netizen katanya terlalu mahal. Dari Sudirman baru - Bandara Sukarno Hatta harganya 70rb. Sedangkan pesaingnya seperti bus, damri hanya sekita 30-50rb, taxi, taxi online hampir 100rb lebih.

    Dan beberapa teman saya bilang "gak rugi tuh mendingan naik taksi aja 100rb udah sampai bandara". Karena jika diakurasikan ongkos dari rumah ke statiun dan bandara sudah sama naik taksi.

Begitulah plus minusnya. Apa teman-teman tertarik untuk mencobanya? Yang pasti ada plus munius lah, kalo lagi mepet lebih baik naik raillink dan jika banyak waktu dan ngirit lebih naik bus, damri etc. Terimakasih telah menbaca, pendapat teman-teman bagaimana? Bisa isi komentar dibawah

Bonus Vlog, Biarkan Video yang bercerita

Tuesday, August 28, 2018

App Hangout Bareng Bule dan Belajar Bahasa Asing


Menurut beberapa orang cara cepat belajar bahasa asing paling cepat adalah dengan metode learning by doing alias praktek bukan hanya teori. Tapi mungkin terkadang teman-teman mungkin ingin praktek berbicara langsung tapi tidak ada lawan bicaranya. Atau mungkin ketika ditempat umum canggung untuk menyapa orang asing dan khawatir mengaggunya.
Dan ternyata ada solusinya dengan suatu app yang namanya c***hsu***ng. Aplikasi yang cocok untuk belajar bahasa asing & hangout bareng dengan orang asing dari berbagai negara. Sebenarnya ini aplikasi untuk backpacker, traveler dan housting untuk warga lokal yang punya kamar lebih untuk disewakan. Awalnya ragu apakah aplikasi ini benar-benar berjalan, dan ternyata it's work. Berikut kisahnya yang sudah dirangkum:
  1. Awal Berkumpul
  2. source : dokumentasi pribadi
    Berawal dari buka apps dan join group. Chat ketemu dimana dan deal. Dan special tips disarankan ditempat yang ramai, aman dan jelas. Ingat mereka orang asing. Berhubungan pengalaman pertama juga, dan orang indonesia yang ketemu ditempat pernah cerita hampir diperkosa ketika mereka nawarin housting. Jadi hati-hati.
  3. Ngobrol & Cerita-cerita
  4. source : dokumentasi pribadi
    Sampai lah ditempat tujuan dan agak grogi untuk mendekati orang asing itu. Dan akhirnya langsung reflek bicara dengan bahasa inggris "are you michel?" dan ternyata benar. Ngobrol lah percakapan ringan asal dari mana, kerjaan harian apa, lagi apa dinegara kita. Ternyata dia dari Switzerland, seorang mahasiswa yang sedang solo teaveler, 2 cewek indonesia dan nyusul lah 1 orang India. Dan ternyata orang Switzerland dan India itu pernah saling tau profile masing-masing (akun di app) ketika masih travel di Bali. Banyak sekali yang dibahas dari mulai solo travel, tentang Indonesia, negara, Jakarta, bahasa daerah etc. Dan ternyata dia tidak aktif dalam sosial media, menurut dia annoying sharing any stuff, Cukup menggetkan tapi ada benarnya juga (nontonin hidup orang = buang waktu) dan dia bertanya? berapa banyak waktu yang dihabisin disosial media ? Saya jawab saja i don't know.
    Dan sempat cerita juga ingin mencoba solo traveling tapi masih ragu kendala bahasa, budaya dan banyak hal lain. Dan dia bilang harus coba kemampuan bahasa segitu juga tidak masalah. Dan jadi makin termotivasi lah untuk nyoba solo travel juga jadinya haha...
  5. Cerita ketika Bayar Makan
  6. source : dokumentasi pribadi
    Ini sedikit konyol dan jadi pikiran, jadi ceritanya sambil ngobrol ria memesan makan dan minum. Terus pada suatu ketika si bule bilang pergi untuk pesen sesuatu lagi (kenapa tidak panggil pelayan saja?) dan 2 cewek juga mau pergi ke toilet dahulu. Terlintas dipikiran buset, ini orang backpacker kalau misalkan kabur tidak bayar makan harus bagaimana ini? (Sekitar 570k rp lagi) Tapi untungnya dengan kooperatif mereka kembali lagi dan bayar bagian masing-masing dan sedikit ada lebih buat tax & services. Karena tidak bawa uang cash akhirnya semua uang cash mereka langsung masukin dompet dan langsung debit ke tempat pembayaran. Malah terlintas dipikiran jahat apa bawa kabur saja uang mereka dan tinggalkan saja billnya ditoilet hehe...
  7. Bubar lah
  8. Ketika beres mereka malah mengajak langsung ke sesi 2 ke dragonfly club (tetep bule itu identik dengan party) dan akhirnya pilih pulang saja karena sudah malam dan harus segera pulang.
Begitulah kisah hangout dan praktek bahasa asingnya. Dan entah kenapa tidak paham juga tiba-tiba bisa ngomong bahasa mereka dan sama-sama paham dan tertawa bersama. Ada juga sih yang sama-sama tidak nangkep soalnya dia bahasa ibunya lebih ke Jerman. Gimana teman-teman? Tertarik kah untuk mencoba? Tapi ingat harus hati-hati. Sorry nama apps disensor ini review bukan iklan ,direct massage aja kalau penasarn apa nama appsnya. Terimakasih sudah membaca...