Hello I'm Reynaldi Julio Setiabudi

I'm Indonesian designer. I Love graphic design, multimedia, animation and music arrangement.
Currently I'm freelancer at leading communication agency.
More Information About Me

Experience is The Best Teacher


Jika sebelumnya pernah membahas menyelamatkan channel yang kena suspended (linknya). Tetapi jika tidak terselamatkan maka channel turunan juga ikut tidak dapat diakses. Tapi ternyata channel turunannya itu masih bisa diakses kembali dengan akun lain. Hanya dengan menambahkan admin manager pada Google Plus, karena pada dasarnya profile akun YouTube itu saling terhubung dengan google +. Lebih jelasnya ikuti tahapan berikut.
  1. Langkah Pertama Login ke Google +
    source : dokumentasi pribadi
    Setelah login ke akun Google + klik akun profil kemudian muncul laman merek mulai dari merek yang tidak kana suspended dan yang terkena suspended. Pilih merek atau channel yang akan diselamatkan

  2. Langkah Kedua Klik Kelola Akun
    source : dokumentasi pribadi
    Setelah memilih laman merek kemudian klik kelola akun.

  3. Langkah Ketiga Kelola Izin atau Hapus Yang Tidak Digunakan karena Suspended
    source : dokumentasi pribadi
    Kemudian klik kelola izin untuk menambah akun lain sebagai pemilik atau admin lain sehingga laman google+ dan channel turunan tersebut bisa terselamatkan dan diakses dengan akun lain. Dan pada tahap ini juga dapat digunakan untuk membersihkan dan menghapus beberapa laman google+ atau channel lain yang terkena suspended permanen.

  4. Langkah Empat yaitu Undang Akun Lain Sebagai Pemilik atau Admin
    source : dokumentasi pribadi
    Klik undang pengguna baru (icon orang ada tanda +nya) dan kemudian masukan alamat email yang akan diundang sebagai pemilik lain. Pada bagian itu dapat diataur sebagai pemilik, pemilik utama, komunikasi etc. Pilih pemilik utama agar kelola aksesnya lebih lengkap.

  5. Langkah Lima yaitu Buka Email yang Diundang
    Buka email dan akan menerima sebuah email yang menyatakan diundang untuk mengelola laman merek tersebut (google+, YouTube etc).

Selamat channel turunan kini bisa diakses kembali dengan akun lain.
Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas dari sabang sampai meroke. Memiliki banyak suku, budaya, bahasa etc. Dan memiliki salah satu pulau indah yang cukup dikenal oleh dunia. Ya, salah satunya itu Bali. Ribuan turis domestic dan internasional berkunjung ke pulau dewata Bali. Dan apa saja yang akan ditemui dibali? Simak, beberapa hal yang mungkin ditemui versi pengalaman!
  1. Mengetahui seperti apa suku, kasta, bahasa orang Bali
    source : vacationbaliindonesia.com
    Ya, yang pertama kita temukan adalah orang Balinya itu sendiri. Orang Bali ramah-ramah juga. Dan pasti kita akan medengar masyarakat daerah berbicara bahasaya mereka. Ternyata secara tidak sengaja mendengar ada beberapa kata yang sama dengan bahasa sunda dan memiliki makna yang sama. Ternyata mau itu bahasa sunda, jawa, Bali masih ada suatu kata yang memiliki makna yang sama.

    Kemudian disana kamu bakal mengetahui kenapa banyak nama yang sama di Bali. Seperti Wayan, Putu, Gede, Made, Nengah, Kadek, Nyoman, Ketut etc. Dan sedikit berbincang dengan taxi online yang namanya made blablabla (saya lupa) menjelaskan tentang makna nama tersebut. Kalau bernama Putu, Wayan, Gede berarti itu anak pertama, kalau memiliki nama Made, Nengah, Kadek berarti itu anak ke 2, dan Nyoman, Komang untuk anak ke 3 dan Ketut anak ke 4.

  2. Makanannya
    source : bali-indonesia.com
    Selanjutnya kita akan menemukan makanan yang unik juga. Beberapa yang akan mungkin ditemunan adalah ayam betutu, tipat sayur, tipat apa lah banyak jenisnya, nasi goreng bubu Bali, es gula etc. Banyak sekali makanan baru yang akan kita temui disana.

  3. Bule & Warga Negara Asing lainnya
    source : pixels.com
    Ini salah satu hal yang pasti sudah terbayangkan sebelum menginjak Bali, pasti banyak turis asing. Banyak bule dimana-mana di kota, dipantai, pusat perbelanjaan etc.

    Pedagang sekitar pantai jago bahasa asing dan beberapa dari mereka memiliki pasangan warga negara asing. Ya, mungkin yang namanya tempat pariwisata yang banyak warga asingnya otomatis mereka bisa berkomunikasi dengan baik dengan para turis dan memiliki peluang pasangan warga asing juga. Mereka mungkin belajar bahasanya learning by doing makanya jago-jago. Beberapa bisa juga bahasa asing selain bahasa inggris.
    source : pixels.com
    Setelah berbincang-bincang juga dengan pedagang dipantai Kuta berkata pasangannya dia orang Swedia dan itu bule yang dipinggir pohon pacarnya teman dia yang orang indonesia juga. Jadi kalau ingin punga pasangan bule dagang teh botol aja pinggir pantai (just kidding).

  4. Bonus : Pengendara Tidak Mau Mengalah
    source : pixels.com
    Jangan percaya yang satu ini hanya mitos. Pertama kesana, sempat berbincang dengan orang yang sama-sama pengunjung katanya ketika mengendarai kendaraan tidak mau mengalah. Dan ketika bepergian menggunakan taxi, ojek online terjadi kejadian dua kali memang pengendara tidak pada mau kalah. Dan itu menurut pendatang, tapi menurut orang asli sana biasa saja. Ya ini hanya mitos aja, entah karena saya pendatang. entah lah

Itu lah beberapa pengalaman yang saya temí di Bali. Kalau teman-teman menemukan apa saja? Boleh di share dikotak komentar. Terimakasih
Share kali ini berkaitan dengan pengalaman pertaman kali terbang dengan pesawat terbang. Pengalaman pertama naik pesawat itu suatu pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan dan menegangkan. Berdasarkan pengalaman ini proses penerbangan dari awal hingga akhir dan tipsnya.
  1. Pembelian Tiket
    source : pixels.com
    Pastinya untuk bepergian dengan pesawat terbang harus beli ticket dahulu. Pastikan ketika membeli tiket harus sesuai dengan kartu identitas karena di airport akan dicocokan.

    Dan berdasarkan pengalaman membeli ticket pesawat tidak bisa memilih tempat duduk seperti pesan tiket kereta api. Seperti yang pernah saya share sebelumnya tentang perjalanan dan tips bepergian dengan kereta api.

    Pastikan ketika hari H keberangkatan bawa lah salinan booking code ticket atau e-tiket yang dibeli melalui agen maupun via marketplace atau media online ketika akan berangkat.

  2. Tips Keberangkatan
    source : pixels.com
    Kalau bisa beri waktu leda 2 jam sebelum keberangkatan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Jangan lupa siapkan kartu identitas (KTP) dan juga pastikaan lihat di ticket atau e-ticket penerbangan kamu di terminal berapa dan sebelah mana. Misalkan tujuan Jakarta - Denpasar yaitu terminal domestic B1, pastikan utuk menghindari kesalahan check and recheck lah dengan benar terminal mana. Khususnya di Sukarno Hatta Airport, Tangerang karena disana teminalnya lumayan besar.

  3. Tips Check In
    source : pixels.com
    Check in hanya cukup berbaris dan menunjukan ticket atau e-ticket dan karate identitas (KTP) kepada petugas. Dan pastikan sejam sebelum keberangkatan sudah check in, karena check in ditutup 30-45 menitan sebelum terbang. Dan disitu lah kita menitipkan barang jika saat pembelian ticket kita menambah sewa bagasi. Harga sewa bagasi berbeda-beda berdasarkan size.

    Dan setelah check in baru lah dapat selembaran kertas yang berisi informasi seat / tempat duduk kita sebelah mana, gate mana dan no penerbangan (misalkan Penerbangan JT503 Jakarta - Denpasar). Selamat jika pertama kali naik pesawat terbang mendapatkan seat dekat jendela sehingga bisa melihat seperti apa indahnya bentuk daratan lautan dari langit.

    Dan tips yang penting yaitu di check in area itu biasanya ada trolley man yang mau membantu penumpang kebingungan check in dan tidak usah berbaris serta memberikan trolley agar barang kita lebih mudah diambil dan menitipkan barang jika ada sewa bagasi. Dan hati-hati ada saja trolley man yang mencari keuntungan dari penumpang yang kebingungan untuk menghasilkan uang. Penerbangan selanjutnya saya mengerti dan tidak menggunakan jasa mereka lagi kecuali kalau teman-teman banyak uang atau telat dan terburu-buru, boleh lah check in tanpa baris.

  4. Tips Melewati Pemeriksaan Barang
    source : dokumentasi pribadi
    Pemeriksaan barang dibandara itu dilakukan berkali kali dan cukup menyita waktu, apalagi jika dalam posisi buru-buru. Dan barang elektronik seperti jam tangan, handphone, laptop etc harus masuk x-ray scanner. Dan jaket juga harus dibuka entah kenapa. Dan berdasarkan pengalaman saya dilarang membawa benda tajam.

    Kebetulan di tas saya ada peralalatan zaman kuliah dulu seperti gunting, kater dan isi kater, itu langsung disita atau jika ingin dibawa boleh saja tetapi kena charge karena harus melalui sewa bagasi. Untuk sewa bagasi harus kembali beraris kembali ke lokasi check in.

  5. Nyantai Boarding Room dan Menunggu Keberangkatan Dipanggil
    source : dokumentasi pribadi
    Setelah check in dan mengetahui posisi duduk kita dimana dan no penerbangan kita hanya tinggal menunggu panggilan (Misalkan penerbangan JT503 Jakarta - Denpasar diperailahkan untuk masuk pesawat). Di tempat menunggu itu juga terdapat kursi-kursi duduk, toko oleh-oleh, cafe-cafe etc.

  6. Duduk dikursi yang tertera di tiket dan ikuti instruksi yang diberikan

    Something never seen before - Awesome #cloud #sky #plane #airport

    A post shared by ReynaldiJulioSetiabudi (iJul) (@reynaldijuliosetiabudi) on

    source : pixels.com
    Setelah dipanggil untuk segera masuk pesawat dan memasuki pesawat duduklah di seat kursi yang sesuai tertera diselembaran check in. Atau tunjukan selembaran tersebut kepada pramugari dan mereka akan membantu mengantarkan ke seat kursi kamu. Dan dengarkan intruksi yang dierikan.

  7. Tips Menghindari Nyeri Telinga
    source : pixels.com
    Ada kasus untuk beberapa orang merasakan sakit telinga. Penyakit itu biasanya nyeri, ngilu serasa ada sesuatu yang menekan ke dalam telinga dan terasa kepala akan pecah. Setelah nanya-nanya, baca artikel jangan lah kaget, itu karena perbedaan tekanan udara. Kejadian sakit telinga itu bisa terjadi ketika take off, landing dan atau ketika pesawat naik turun diudara. Kejadian itu disebut oklusi tuba.

    Dan ini tips cara menghindarinya yaitu bisa dengan menggunakan headphone untuk menutup telinga, menelan ludah atau mengunyah permen karet. Selintas tersadar juga ternyata pramugari dipesawat mengunyah permen karet juga, ada kemungkinan untuk menghindari kejadian tersebut.

  8. Landing dan Ambil Barang
    source : pixels.com
    Ketika akan segera tiba ditempat tujuan akan ada peringatan yang menyatakan bahwa pesawat akan segera tiba dan dipersilahkan untuk kembali ke tempat duduk dan mengencangkan sabuk pengaman hingga pesawat mendarat dengan sempurna.

    Setelah sampai pastikan check barang-barang tidak ada yang tertinggal. Keluar dari pesawat bisa lewat pintu depan atau belakang. Ikuti seja penunjuk arah (sign system) untuk mencari jalan keluar, toilet atau pengambilan barang bagi yang menyewa bagasi.

Begitulah pengalaman terbang dengan pesawat dari proses beli ticket hingga terbang. Siap naik pesawat? Semoga selamat sampai tujan. Dan Semoga tipsnya bermanfaat. Terimakasih
Yes, Life is just talking about take it or leave it. Ya, hidup itu pilihan. Mau itu dalam karir, pasangan, rencana dan apa pun itu terkadang dihadapkan dengan pilihan. Terkadang dihadapkan dengan suatu pilihan yang mungkin cukup sulit untuk di pilih. Memilih pilihan A bagus tapi B bagus juga. Dan kamu pun bingung memilihnya. Dan ini tips yang mungkin bisa kamu pertimbangkan sebelum mengambil keputusan yang cukup sulit.
  1. Jangan Terburu-buru Mengambil Keputusan
    source : pixels.com
    Jangan ambil keputusan ketika kamu emosional dan terburu-buru. Ada baiknya pikirkan matang-matang dan jika bisa dibawa tidur dulu hingga ke esokan harinya mendapatkan suatu jawaban.

  2. Minta Saran Teman atau Keluarga
    source : pixels.com
    Setelah dipikirjan matang-matang coba minta kritik dan saran dari teman-teman dan keluarga yang kamu percaya. Mungkin saja mereka mempunyai suatu pengalaman yang lebih dari kamu tentang suatu keputusan yang harus kamu ambil.

  3. Ikuti Kata Hati
    source : pixels.com
    Setalah memikirkan matang-matang dan mendapatkan saran sana sini dan disaring coba tanya kan kembali pada hati kamu. Mana yang terbaik. Sudah dapat? Ambil saja yang membuat kamu yakin.

  4. Coba untuk Meramalkan Masa Depan Dengan Apa Yang Kamu Pilih
    source : pixels.com
    Kita tidak akan pernah tahu apa yang terjadi dikemudian hari. Tapi setidaknya coba untuk make other plan dan siap menerima konsekekuensinya jika keputusan yang diambil mungkin saja keputsan buruk. Jka dihadapkan pilihan A & B dan memilih salah satu dari itu coba pikirkan kalau itu pilihan buruk maka sediakan plan C & D. Antisipasi dan mempersiapkan jika terjadi kenungkinan buruk.

Semoga teman-teman mendapatkan pilihan yang tepat. Dan jika tidak sesuai dengan ekspetasi you're ready to got consequences and you have some others plan to do.
Bahasan kali ini yaitu tentang kisah percintaan seorang introvert. Seperti yang telah dibahas sebelumnya introvert yaitu orang yang cenderung cukup tertutup, Pendiam, kaku, tidak seru banyak stigma negatifnya dan etc.

mungkin bagi kamu yang mempunyai pasangan atau calon pasangan seorang introvert pasti penasaran bagimana kisah percintaan mereka, ini kisahnya. Dan ini berdasarkan narasumber yang juga seorang introvert.
  1. Masa pendekatan (PDKT)
    source : pixels.com
    Pasti beberapa orang penasaran bagaimana seorang introvert yang pendiam dan terlihat dingin mendekati lawan jenisnya. Seorang introvert juga seskali ketika menyukai lawan jenisnya pasti ngemodus juga mau itu langsung atau via social media chatting. Tapi biasanya sukanya via social media. Jika langsung juga pasti modusnya terlihat sedikit kaku.

    Kecuali jika si lawan jenisnya lebih aktif mendekati dan memberi sinyal. Jadi jika temen-temen naksir cowok atau cewek yang introvert harus rada aktif dan memberi sinyal-sinyal code.

  2. Pacaran
    source : pixels.com
    Ketika masa awal-awal pacaran seorang introvert biasanya rada malu-malu dan kedepannya biasa saja. Jika sudah dekat kita akan mengetahui seorang introvert yang selalu terlihat dingin ternyata sangat hangat, penyayang, punya humoris juga dan katanya seorang introvert cenderung lebih setia. Dan mereka sedikit lebih aktif dan percaya diri ketika jatuh cinta. Coba lihat teman kamu yang intovert ketika jatuh cinta.

  3. Galau, Debat, Menuju putus
    source : pixels.com
    Ya, seorang introvert juga manusia normal dan bisa marahan dengan pasangannya. Ada masanya perbedaan pendapat, beda tujuan, beda ini itu lah etc. Dan pada masa goyah itu, atau ketika pasangannya terlihat akan berpaling seorang introvert biasanya down, terus tingkat percaya dirinya kembali ke masa sebelum pacaran.

  4. Putus
    source : pixels.com
    Ketika benar terjadi perpisahan mereka terlihat so dewasa dan menerima tapi faktanya mereka juga terluka. Ini masa-masa yang berat juga bagi mereka yang introvert karena biasanya kalau sudah mememukan pasangan yang nyaman mereka merasa tidak ingin ada yang lain dan hanya dia lah yang pernah mengisi hatinya adalah orang yang tepat untuk mendampingi hidupnya.

  5. Masa penyembuhan (Move On)
    source : pixels.com
    Mereka yang introvert tidak mudah melampiaskan perasaannya dan langsung mencari pengganti. Mereka tidak mudah mengobralkan hatinya, cintanya. Biarkan waktu yang mengobatinya. Pada waktunya pulih dan kembali menemukan pasangan yang tepat. Dia yang mampu memilihkan lukanya dan saling memuilihkan dia adalah orang yang beruntung. Karena mereka akan merasakan kehangatan hatinya.

Ya begitulah kisah percintaan seorang introvert dari fase pendekatan hingga breakup. Tapi ingat diatas hanya dari salah satu sumber introvert dan tidak semua introvert seperti itu. Share ke teman kamu yang punya gebetan introvert
Bahasan kali ini yaitu tentang perantauan saya tepatnya tentang biaya hidup di ibu kota Jakarta. Bagi yang mau merantau pasti akan bertanya-tanya berapa biaya hidup di Jakarta. Sebenarnya biaya hidup itu tergantung gaya hidup jadi bisa mahal bisa murah. Sekarang tanyakan saja pada dirisendiri bagaimana gaya hidup kamu? Dan ini beberapa tips agar lebih irit biaya di jakarta:
  1. Temukan Tempat Yang Tepat
    source : pixels.com
    Yang pertama yaitu temukan tempat tinggal kontrakan/kost, warteg, tempat makan, caffe yang tepat. Ada daerah yang mahal dan ada daerah yang murah. Di Jakarta itu ada banyak kalangan dari kalangan konglomerat, menengah sampai melarat hehe (saya termasuk yang melarat) jadi posisikan kamu berada diposisi yang mana, maka pasti baya hidup pun jadi murah. Tukang bubur aja masih ada yang seporsi 6.000 rupiah - 12.000 rupiah. Living Cost untuk kost juga ada yang 500.000 same jutaan (price/2016,Jan). Ingat, tergantung tempat dan positioning posisi kamu dimana.

  2. Tanyakan Harga Sebelum Membeli
    source : pixels.com
    Tips selanjutnya agak kamu bisa irit yaitu pastikan tanya dulu harga sebelum membeli. Walau pun itu pedagang kaki lima pinggir jalan tanyakan dulu harganya sebelum membeli, Kenapa? Karena banyak kejadian harga mengejutkan dan kita sudah menyantapnya.

  3. Banyak Pedagang Yang Tidak Konsisten
    source : pixels.com
    Faktanya masih ada saja oknum pedagang yang tidak konsisten dalam menerapkan harga jual. Pernah suatu kejadian membeli suatu minuman dengan harga sekian dan besoknya membeli lagi harga jadi berbeda dengan sebelumnya. Sukur-sukur harga menurun dari sebelumnya, ini malah naik harganya. Kalau bisa tegur saja pedagang seperti itu.

  4. Pake Setelan atau Style jangan Terlalu Mewah Nanti Jadi Mahal
    source : pixels.com
    Hahaha, wah ini asli parah. berdasarkan hasil wawancara ngobrol-ngobrol dengan tukang ketoprak katanya memang gimana daerah ada yang seporsi 8.000, 10.000, 12.000 sambil menujuk arah daerah (harga/2017 Jan). Katanya daerah Jakarta Selatan mahal dan elit. Terus bahkan katanya pernah sesekali kalau ada pembeli terlihat mampu suka sedikit naikin harga. Jadi sering-sering nawar aja kalau barran beli. Maka dari itu agar irit hidup di Jakarta pastikan style kamu jangan terlalu hight class nanti jadi mahal. Kecuali kalau posisi kamu sudah disitu dan mau membayar seporsi lebih mahal.

Itu saja mungkin tipsnya. Kalau menurut kamu bagaimana? Setuju atau punya tips irit lain? Kalau puya share di kotak komentar bawah

Copyright © Reynaldi Julio Setiabudi 2015 - 2016
All rights reserved